Laporan Tugas Akhir
Perbedaan Waktu Penyembuhan Luka Sayat Pada Mencit Putih Jantan Dengan Ekstrak Etanol Biji Pinang Sinawa (Actinorhytis Calapparia)
XMLBiji pinang sinawa (Actinorhytis calapparia) memiliki khasiat seperti antioksidan, dan anti bakteri. Kandungan dalam biji pinang sinawa (Actinorhytis calapparia) senyawa alkaloid seperti arecolin, arecaine, dan arecolidine telah diteliti memiliki manfaat dalam membantu proses penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan waktu penyembuhan luka sayat pada mencit dengan menggunakan ekstrak biji etanol biji pinang sinawa yang dibuat dalam sediaan salep. Sampel peneliti menggunakan 12 ekor mencit dibagi menjadi 4 kelompok (salep povidone iodine 10%, kosentrasi 60%, kosentrasi 40%, kosentrasi 20%). Masing-masing kelompok sedian dioleskan pada luka mencit ±0,1 g dengan pemakaian satu kali sehari. Rerata penyembuhan luka sayat pada kelompok I adalah selama 9,3 hari, kelompok II selama 10,3 hari, kelompok III selama 11,7 hari, dan kelompok IV selama 12,3 hari. Dari masing-masing kelompok tersebut dapat dilihat perubahan proses penyembuhan luka sayat yang signifikan. Ekstrak biji pinang sinawa (Actinorhytis calapparia) terbukti dalam proses penyembuhan luka sayat namun tidak lebih baik dari povidone iodine 10% sediaan salep.
Detail Information
| Item Type |
LTA 2022
|
|---|---|
| Penulis |
Meliya Rahmayeni - Personal Name
|
| Student ID |
1910121221044
|
| Dosen Pembimbing |
Mhd. Riza Marjoni, S.Si, M. Farm, Apt - - Dosen Pembimbing 1
|
| Penguji |
Mevy Trisna, S.Si, M. Farm, Apt - - Ketua Penguji
Zulfisa, S.Si, M.Farm - - Penguji 1 Yondrizon, SE, MM - - Penguji 2 |
| Kode Prodi PDDIKTI |
48401
|
| Edisi |
Published
|
| Departement |
Akademi Farmasi Dwi Farma
|
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | Akademi Farmasi Dwi Farma Bukittinggi : Bukittinggi., 2022 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil |
LTA 2022 024
|
| Copyright | |
| Doi |







